Oktober 4, 2022
Spread the love

Keluarga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melaporkan kematian Imril Khan Mumtaz atau Iril, putra Ridwan Camil, yang hilang di Sungai Ari di Swiss. Polisi mengatakan surat penggeledahan atau pemberitahuan kuning berlaku sampai mayat itu ditemukan.

“Informasi dari Interpol Hubinter Police Agency terus memantau situasi di tempat bekerja sama dengan kepolisian Swiss dan KBRI,” kata Direktur Humas. “Tidak ada batas waktu untuk yellow notice.

Didi menegaskan, koordinasi antara kepolisian Indonesia dan Swiss akan terus dilakukan hingga pencarian Ariel membuahkan hasil maksimal.

“Lanjutkan sampai ketemu. Atas permintaan INTERPOL atau Bank Sentral Nasional yang meminta, permintaan notifikasi kuning ditutup. Jika ditemukan masalah,” kata Didi.

Keluarga Wali Ridwan Kamil, Jawa Barat yang diwakili oleh kakak laki-lakinya Erwin Munerosman, memperbarui pencarian anak hilang Rizwan Kamil, Emril Khan Mumtaz atau Iril yang dibawa ke Sungai Aare di Swiss.

Keluarga berusaha semaksimal mungkin untuk menemukan Ariel, tetapi mereka belum juga menemukan putra sulung Radwan Carmel.

Irwin mengatakan dalam siaran persnya pada Jumat, 3 Juni 2022: .”

Dia juga meminta warga untuk ikut mendoakan mendiang Imril Khan Mumtaz.

“Kami meminta warga yang memiliki waktu luang untuk mendoakan mendiang Emrill Khan Mumtaz,” ujarnya.

INTERPOL mengeluarkan yellow notice terkait hilangnya anak Gubernur Jawa Barat Imril Khan Mumtaz atau Iril, yang hanyut terbawa arus Sungai Aare di Bern, Swiss.

Inspektur Jenderal Polisi Didi Prasetio kepada wartawan, Kamis (6 Februari 2022) “Ya, benar. Interpol sudah mengeluarkan Interpol Yellow Alert.”

Didi menegaskan, penerbitan peringatan kuning tersebut merupakan upaya aktif Polri untuk membantu pencarian Emril Khan Mumtaz yang hanyut terbawa arus Sungai Aare di Swiss.

Untuk meningkatkan pencarian Ariel yang hilang Kamis lalu (26 Mei 2022), Bernese Coast Guard bekerja sama dengan berbagai komunitas dan anggota sosial untuk memperluas pencarian di sepanjang tepi Sungai Aare.

Komunitas yang terlibat dalam pencarian Eril termasuk klub dayung, kelompok berkebun dan klub memancing di sepanjang Sungai Aare di Swiss.

Berdasarkan informasi yang diperoleh keluarga Radwan Camel di Bandung dari KBRI Bern, polisi setempat memastikan bahwa warga DAS Aare memiliki kesadaran yang tinggi terhadap situasi dan proses pencarian. .

Irwin Munerosman, kakak Radwan Carmel dari Gedung Pakuan di Kota Bandung, mengatakan: “Kapolres Bern telah melaporkan dan mengkomunikasikan kepada masyarakat di wilayah Sungai Ari, termasuk klub dayung dan komunitas berkebun. Juni 2022).

Irwin berharap keterlibatan masyarakat dalam mencari Ariel setidaknya membantu menemukan titik terang keberadaannya. Setiap informasi kecil yang diperoleh harus segera diserahkan kepada polisi setempat.

“Kapolsek Bern langsung menuju TKP dan menyerahkan hasil pencarian langsung ke Gangemil,” kata Erwin.

Polisi Bern menegaskan bahwa mereka akan melanjutkan proses pencarian dengan cara yang sama berdasarkan hasil evaluasi. Namun, metode menyelam yang spesifik tergantung pada kondisi Sungai Aare.

Informasi menunjukkan bahwa Bern diperkirakan akan hujan selama beberapa hari ke depan dan badai petir diperkirakan akan terjadi di pegunungan. Kondisi ini mempengaruhi kualitas air Sungai Aare. Namun, pihak berwenang menjamin bahwa mereka akan terus melakukan penelitian ekstensif.

Sementara itu, keluarga Radwan Carmel di Bandung membacakan doa harian untuk mencapai hasil yang diinginkan untuk Ariel secara keseluruhan. link bola terpercaya

Kami sendiri di Bandung adalah keluarga, kata Irwin. Kami berdoa setiap hari agar semua ini berakhir seperti yang diinginkan banyak pihak.

Terkait rekaman audio viral kasus Reedwan Carmel, Gubernur Jawa Barat, Swiss, Irwin juga membenarkan bahwa rekaman tersebut benar adanya. Menurut Irwin, rekaman tersebut berasal dari kerabat yang didampingi Kang Emil dan istrinya di Swiss untuk mencari Count.

Tujuannya agar keluarga besar di Jawa Barat mengetahui kondisi Kangemil setelah Ariel kehilangan kontak di Sungai Ari di Swiss.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.