September 29, 2022
Spread the love

SDN Pancoran Mas 3 sedang dibangun kembali setelah rusak diterjang angin puting beliung beberapa waktu lalu. Pemerintah Depoxy mengajukan rencana perbaikan melalui windfall balance (BTT).

Vinny Abriola, Koordinator Perencanaan Pembangunan Dinas Perumahan dan Permukiman (Desrumkim) Kota Depok, mengatakan pembangunan SDN Pancoran Mas 3 diusulkan untuk dibangun. Permintaan perbaikan diajukan pada 27 Mei 2022.  slot jackpot

Finney mengatakan Kamis (6 Februari 2022) “Anggaran perbaikan diusulkan menggunakan BTT Kota Depok.

Finney menjelaskan, perbaikan gedung SD Pancoran Mas 3 yang rusak itu berdasarkan hasil survei yang disarankan tim teknis. Namun, sejauh ini belum ada permintaan pembahasan dari tim anggaran TAPD.

“Ya, tidak ada undangan untuk membahas pembangunan sekolah,” kata Finney.

TAPD terkait rencana pengembangan SDN Pancoran 3 meliputi dukungan dari Kepala Sekda, Kepala Bappeda, Kepala BPK, Asisten Pemerintahan dan Pembangunan, Asisten Hukum dan Regulasi, Asisten Manajemen, Inspektur, UKPBJ dan Tim Teknis TAPD. Konsultasi anggaran diharapkan mulai berlaku sekitar bulan ini.

Finney mengatakan “ya (pembahasan anggaran) berharap bulan ini.

Feeney mengatakan akan ada proses pengadaan untuk merencanakan jasa konsultasi setelah rapat pembahasan anggaran pembangunan. Selanjutnya dilanjutkan pekerjaan perencanaan (DED), pengadaan jasa bangunan dan pekerjaan fisik atau konstruksi.

“Pekerjaan pembangunan itu sejalan dengan anggaran dan pengadaan barang dan jasa,” kata Feeney.

Sebelumnya, Wakil Presiden DPRD Hendrik Tangke Alo membenarkan anggaran BTT cukup untuk memperbaiki gedung SDN Pancoran Mas 3 yang rusak. Sehingga Pemkot Depok tidak perlu menunggu tambahan anggaran untuk memperbaiki atap sekolah yang rusak.

Hendrick mengatakan kepada wartawan pada hari Jumat (20 Mei 2022) bahwa “kita tidak perlu menunggu anggaran BTT ditambahkan dan kita punya cukup uang untuk melakukan perbaikan.”

Hendrick menjelaskan, Pemkot Depok akan menganggarkan BTT pada 2022 sebesar Rs 108,9 miliar. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memperbaiki ruang pisah yang rusak di SDN Pancoran Mars 3. Selain itu, beberapa bagian rusak akibat angin topan.

“Tidak perlu biaya satu miliar rupee untuk memperbaiki ruang kelas,” jelas Hendrick.

Keterlambatan perbaikan ruang kelas di SDN Pancoran Mas 3 menjadi perhatian DPRD Kota Depok. Siswa juga dapat melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

Selain itu, kerusakan atap SDN Pancoran Mas 3 terjadi selama bulan Ramadhan, sebelum siswa masuk sekolah.

“Ini adalah kebutuhan mendesak dalam situasi di mana tidak ada prioritas yang ditentukan. Itu jelas rusak akibat bencana,” kata Hendrick.

Hendrick meminta Pemkot Depok, khususnya Wali Kota Depok Muhammad Idris, tidak mempertimbangkan penambahan anggaran BTT. Menurutnya, hal itu karena anggaran BTT Kota Depok belum dimanfaatkan secara maksimal.

Seperti yang dikatakan Hendrick, “Saat ini BTT sudah cukup, jadi kita tidak perlu menunggu CSR membaik.” (Dicky Agung Frihanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.