November 30, 2022
Spread the love

Pembalap Tim MotoGP Balap Gresini merasa tidak puas dengan hasil balapan MotoGP Italia 2022 pada Minggu, 29 Mei di Sirkuit Mugello, Italia. Fabio Di Giannatonio yang menempati posisi pertama tak mampu mempertahankan posisinya dan finis di urutan ke-11.

Rider yang akrab disapa Digia itu mengatakan pemilihan ban yang salah menjadi penyebab sulitnya bertahan di 10 besar.  judi slot online

Kami tidak pernah balapan seperti ini untuk menjaga kestabilan motor. Kami bisa saja berada di grup 2 dan bersaing untuk posisi 7 atau 8. 8 ) tapi langkah selanjutnya tetap ada,” kata Diggia.

Rekan setimnya Enea Bastianini berjuang untuk memimpin dan kehilangan kendali atas roda depan dan harus menyelesaikan balapan lebih awal. Untungnya, penumpang nomor 23 tidak terluka dalam kecelakaan itu.

“Maaf karena sangat kompetitif dan cepat. Sayangnya saya tersandung di tanjakan untuk Alex dan saya melaju terlalu cepat di tikungan 4 dan ban depan selip. Di sisi lain, akan sangat merepotkan untuk tampil. Slip in Mugello. Sementara Digia berada di peringkat 20 dengan 8 poin.

Sri Adinegara, Director of Market Development PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) memaklumi kekecewaan Diggia dan Bastianini yang tampak saling berebut podium.

Adingara juga berharap kedua pebalap tersebut bisa tampil lebih baik dan membanggakan Indonesia di seri selanjutnya yang bertajuk MotoGP Catalunya yang berlangsung pada 5 Juni 2022, terutama di mana Bastianini dapat mengejar dan bersaing memperebutkan gelar Juara Dunia MotoGP 2022. . Demikian juga, Diggia yang semakin kompetitif ingin melihatnya di podium.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *