November 28, 2022
Spread the love

Jenewa – Lebih dari 80 kasus cacar monyet telah dikonfirmasi di setidaknya 12 negara di seluruh dunia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan saat ini sedang menyelidiki 50 kasus lain yang dicurigai.

Meskipun menyebutkan jumlah kasus yang ditemukan, WHO tidak menyebutkan negara mana pun dan memperingatkan bahwa lebih banyak kasus dapat dilaporkan. saba sport

Dan menurut laman BBC Sabtu (21/5/2022), kasus infeksi telah dikonfirmasi di sembilan negara Eropa, bersama dengan Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Australia.

Perhatikan bahwa monkeyheads sering terjadi di daerah terpencil di Afrika Tengah dan Barat.

Menurut Layanan Kesehatan Nasional Inggris, penyakit ini merupakan infeksi virus langka yang biasanya memiliki gejala ringan dan sering sembuh dalam beberapa minggu.

Virus ini tidak mudah menyebar antar manusia dan risiko penyebarannya ke masyarakat luas masih sangat rendah.

Tidak ada vaksin khusus untuk cacar monyet, namun vaksin cacar diklaim memberikan perlindungan 85% karena kedua virus tersebut sangat mirip.

Sejauh ini, badan kesehatan masyarakat Eropa telah mengkonfirmasi kasus di Inggris, Spanyol, Portugal, Jerman, Belgia, Prancis, Belanda, Italia, dan Swedia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Jumat bahwa wabah itu “tidak biasa karena terjadi di negara-negara non-endemik”.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga memperingatkan masyarakat agar tidak menstigmatisasi kelompok atau komunitas untuk penyakit.

“Ini bisa menjadi hambatan untuk mengakhiri wabah karena dapat mencegah orang mendapatkan perawatan dan menyebabkan penyebaran yang tidak terdeteksi,” kata WHO.

Hans Kluge, Direktur Regional WHO untuk Eropa, mengatakan:

“Saya khawatir transmisi akan semakin cepat saat musim panas mendekat, ketika pertemuan, festival, dan pesta diadakan,” kata Klug.

Dia menambahkan bahwa semua kecuali satu kasus baru-baru ini tidak memiliki riwayat perjalanan yang relevan ke daerah endemik cacar monyet.

Sebelumnya, kasus pertama penyakit ini dilaporkan di Inggris pada 7 Mei.

Para pasien baru-baru ini melakukan perjalanan ke Nigeria, di mana mereka mungkin tertular virus sebelum bepergian ke Inggris.

Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid mengatakan pada hari Jumat bahwa “saat ini ada 20 kasus yang dikonfirmasi di Inggris”.

Pihak berwenang Inggris mengatakan mereka telah mulai membeli stok vaksin cacar dan memberikannya kepada orang-orang yang berisiko “terpapar tingkat tinggi” terhadap cacar monyet.

Sementara itu, otoritas kesehatan Spanyol dikatakan telah membeli ribuan vaksin cacar untuk memerangi wabah tersebut.

Sementara itu, di Australia, kasus pertama seorang pria yang mengidap penyakit tersebut saat bepergian ke Inggris telah ditemukan.

Di Amerika Utara, Otoritas Kesehatan Negara Bagian Massachusetts mengkonfirmasi infeksi pada seorang pria yang baru saja bepergian ke Kanada.

Pasien saat ini ‘dalam kondisi baik’ dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *