Oktober 5, 2022
Spread the love

Jakarta Pertamina terus mendorong penggunaan produk lokal yang dikemas dalam TKDN di berbagai proyek strategis nasional. Alhasil, tingkat pemanfaatan TKDN yang dicapai pada 2021 akan mencapai Rp 9,73 triliun atau 60%.

Survei TKDN Pertamina telah diverifikasi sepenuhnya oleh surveyor independen dari PT Sucofindo dan PT Surveyor Indonesia, kata Pertamina Hebe Wolansari, Pjs Vice President Corporate Communications. Realisasi tersebut meliputi Pertamina Group, induk perusahaan dan anak perusahaan. slot rtp

Hal ini sesuai dengan peraturan pemerintah untuk mendorong pergerakan perekonomian nasional yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 111. Nomor 29 Tahun 2018 tentang Pemberdayaan Industri dan Peraturan Kementerian Terkait Lainnya.

Pertamina, pengikut Heppy, telah menyusun Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) sebagai roadmap implementasi TKDN, dengan salah satu titik fokusnya secara bertahap mencapai 50% pada tahun 2026.

Hal ini menunjukkan bahwa Pertamina berkomitmen untuk terus meningkatkan penggunaan TKDN secara berkelanjutan.

Hebe menambahkan: “Pertamina telah meminta agar TKDN diterapkan di seluruh pembelian dari seluruh lini bisnis Pertamina Group, termasuk pembelian barang, pembelian jasa, dan pembelian barang dan jasa bersama.”

Subholding Refinery & Petrochemical – Dioperasikan oleh PT Refinery Pertamina Internasional (KPI), proyek ini menggunakan pipa transmisi darat dan laut berukuran 20 inci dan 52 inci.

PT KPI selalu memberikan dukungan kepada produsen pipa lokal sejak awal, mulai dari fabrikasi lembaran logam hingga fabrikasi pipa, untuk memastikan produk pipa yang dihasilkan memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan oleh proyek.

TKDN juga dilakukan di PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) untuk produksi tabung konduktif 20 inch.

PT PHM terus melakukan pembinaan kepada produsen lokal untuk memastikan produk pipa produksi lokal memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan oleh proyek.

Menurut pedoman pelaksanaan, tabung yang diproduksi oleh produsen dalam negeri telah lulus uji lapangan dan dapat digunakan sebagai pengganti produk impor. Hal ini juga meningkatkan kinerja TKDN Pertamina secara keseluruhan.

“Prestasi dan komitmen tersebut menjadikan Pertamina satu-satunya BUMN yang mendapatkan penghargaan dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) atas pelaksanaan TKDN-nya,” kata Hebe. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.