November 28, 2022
Spread the love

Di tengah pandemi COVID-19, kinerja ekspor Indonesia masih menunjukkan tren positif. Selama ini dinamika dan prospek perekonomian global jelas mempengaruhi sektor eksternal (perimbangan eksternal) Indonesia pada tahun 2023.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pada rapat paripurna ke-24 yang diadakan di Gedung DPR-RI Jakarta pada Selasa (31 Mei 2022) “Ekspor diharapkan tetap kuat”. slot pulsa

Namun Sri Mulyani mengatakan selain mendorong perekonomian, permintaan impor juga akan meningkat. Keseimbangan layanan juga diperkirakan akan kembali terhimpit, terutama oleh perjalanan internasional kelas menengah yang terus tumbuh.

“Ini berpotensi memberi tekanan pada akun kami saat ini,” katanya.

Selain itu, percepatan pengetatan kebijakan moneter oleh The Fed akan memperparah gejolak di pasar keuangan global. Neraca transaksi modal dan keuangan (TMF) Indonesia dibatasi untuk mendorong arus keluar modal.

“Oleh karena itu, potensi tekanan pada neraca pembayaran pada tahun 2023 akan meningkat yang pada gilirannya akan mempengaruhi nilai tukar, imbal hasil SBN, dan inflasi pada tahun 2023,” ujarnya.

Untuk itu, percepatan transformasi ekonomi diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan dan menyeluruh terhadap kinerja pertumbuhan ekonomi negara.

Hal ini dicapai dengan terus mendorong pelaksanaan agenda reformasi struktural, terutama melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, percepatan pembangunan infrastruktur, serta penyempurnaan regulasi dan birokrasi.

Upaya mendorong pemurnian dan revitalisasi industri akan mendongkrak kinerja sektor manufaktur. Pada saat yang sama, perkembangan ekonomi digital akan mendorong kinerja di sektor jasa modern, terutama di sektor perdagangan dan informasi dan komunikasi.

Sejalan dengan itu, pemerintah memperkirakan tingkat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3% hingga 5,9% pada tahun 2023. Hal ini juga harus didorong dengan mengambil langkah-langkah proaktif dan mengelola ancaman ketidakpastian global yang relatif tinggi.

Reporter: Anisa El Fakir

Sumber: Merdeka.com

Karena Malaysia merupakan salah satu pasar utama batu bara Indonesia, Kementerian Perdagangan terus menjaga hubungan perdagangan dengan Malaysia, khususnya di sektor batu bara.

Hal itu ditegaskan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga saat pertukaran kontrak antara eksportir batubara Indonesia dengan pemasok listrik Tenaga Nasional Berhad (TNB) Malaysia yang diadakan di Kementerian Perdagangan di Jakarta, Jumat (27/5) lalu.

“Malaysia merupakan salah satu pasar utama batu bara di Indonesia, kecuali China, India, Jepang, dan Filipina. Kami berharap dapat menjaga momentum hubungan perdagangan Indonesia-Malaysia selama satu dekade ke depan, khususnya di bidang batu bara. sektor.” Jerry Kementerian Perdagangan mengatakan wakil menteri.

Kontrak tersebut mencakup pembelian batu bara dari delapan eksportir batu bara Indonesia pada 2022 senilai $2,64 miliar atau sekitar Rp38,3 triliun ($14.534 per dolar AS).

TNB, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Malaysia, merupakan salah satu mitra strategis eksportir batubara Indonesia.

Pada 2021, pembelian batu bara TNB dari Indonesia akan mencapai 21,84 juta metrik ton. Sementara itu, Indonesia menyediakan 69% batubara yang digunakan oleh TNB di pembangkit listrik di seluruh Malaysia.

Wamendag mengatakan, batu bara merupakan salah satu komoditas ekspor Indonesia yang menopang kinerja ekspornya selama ini. Pada tahun 2021, ekspor batu bara Indonesia diperkirakan mencapai $31,51 miliar.

Sementara itu, ekspor batu bara Indonesia ke Malaysia tumbuh sebesar 9,83% selama lima tahun terakhir. Ekspor batubara Indonesia pada tahun 2021 diperkirakan akan mencapai $2,36 miliar atau sekitar 7,5% dari total ekspor batubara Indonesia.

Pertukaran kontrak juga dihadiri oleh TNB Hassan Bin Arfin, Ketua Dewan, dan Taqiuddin Bin Hassan, Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Malaysia, TNB Air Bahrain Bin Din.

Wamendag didampingi Didi Sumidi, Direktur Biro Pengembangan Ekspor Nasional, Miri Mariati, Direktur Humas dan Pengembangan Citra, dan Deden Muhammad Fajjar Seddik, Direktur Komersial, Kuala Lumpur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *