September 29, 2022
Spread the love

Ridwan Kamil, penguasa Jawa Barat, meliput tragedi yang menimpa putranya Imril Khan Mumtaz atau Iril. Namun, Radwan Carmel terus mencari tempat Ariel yang hanyut terbawa arus Sungai Aare di Swiss.

Adik Radwan Kamel, ElpiNazmuzzaman, mengatakan dalam konferensi pers virtual, Jumat (6 Maret 2022):

Menurut dia, pencarian Ariel akan digunakan untuk mencari anjing pelacak dengan indra penciuman khusus. Keluarga juga berharap Ariel segera ditemukan. slot dana

Elfi mengatakan, “Kami fokus mencari keluarga dan mendiskusikannya sejak lama melalui situasi berita di Bandung dengan KBRI, informasi yang kami dapatkan dari polisi, dan laporan kejadian yang kami terima melalui metode pencarian.”

Putra sulung Radwan Camil, Imril Khan Mumtaz atau Ariel, hilang pada 26 Mei 2022, saat ia hanyut terbawa arus Sungai Ordi di Swiss. Berita ini sangat mengejutkan keluarga dan banyak lagi. masyarakat Indonesia.

Polisi setempat terus mencari keberadaan Ariel. Bahkan, Radwan Kamel dan istrinya Atalia Praatea selalu terlibat dalam mencari anak mereka.

Namun, pada Kamis, 6 Februari 2022 (6 Februari 2022), Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat telah meminta doa santet pada Jumat, 6 Maret 2022. Doa magis itu digelar setelah Radwan Carmel dan keluarganya menjelaskan syarat pencarian Ariel.

Pasalnya, pencarian Ariel dilakukan oleh polisi setempat dan keluarga di Sungai Are selama seminggu. Saya sekeluarga dan MUI Jabar menggelar rapat pada Kamis (6/2-2022) pukul WIB mulai pukul 19.00-19.30 di kantor MUI Jabar.

Pertemuan itu juga mengatakan bahwa Radwan Kamel, istri dan anggota keluarga lainnya setia dan percaya bahwa Ariel meninggal karena terseret ke sungai dan tenggelam.

Putra sulung Radwan Camil, Imril Khan Mumtaz atau Ariel, hilang pada 26 Mei 2022, saat ia hanyut terbawa arus Sungai Ordi di Swiss. Berita ini sangat mengejutkan keluarga dan banyak lagi. masyarakat Indonesia.

Polisi setempat terus mencari keberadaan Ariel. Bahkan, Radwan Kamel dan istrinya Atalia Praatea selalu terlibat dalam mencari anak mereka.

Namun, pada Kamis, 6 Februari 2022 (6 Februari 2022), Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat telah meminta doa santet pada Jumat, 6 Maret 2022. Doa magis itu digelar setelah Radwan Carmel dan keluarganya menjelaskan syarat pencarian Ariel.

Pasalnya, pencarian Ariel dilakukan oleh polisi setempat dan keluarga di Sungai Are selama seminggu. Saya sekeluarga dan MUI Jabar menggelar rapat pada Kamis (6/2-2022) pukul WIB mulai pukul 19.00-19.30 di kantor MUI Jabar.

Pertemuan itu juga mengatakan bahwa Radwan Kamel, istri dan anggota keluarga lainnya setia dan percaya bahwa Ariel meninggal karena terseret ke sungai dan tenggelam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.