November 30, 2022
Spread the love

Sukses Besar, Tim Karate Indonesia Melampaui Golden Goal di SEA Games Vietnam

Laporan oleh jurnalis Abdul Majeed

Hanoi – Karate Indonesia menunjukkan kualitas yang luar biasa di Vietnam Sea Games 2021.

Kami melampaui target kami dengan meraih 4 medali emas, 8 medali perak, dan 2 medali perunggu.

Ini melebihi target Pengurus Federasi Karate (FORKI) yang meraih tiga medali emas di ajang olahraga dua tahunan terbesar di Asia Tenggara itu. Yang lebih membanggakan lagi adalah setiap nomor yang mengikutinya dilengkapi dengan kalung medali.  situs judi slot online terpercaya

Sekjen PB FORKI Raja Sapta Ervian bersyukur dan bangga dengan prestasi karate nasional di SEA Games 2021.

Saya bersyukur bisa melampaui target medali emas, dan saya menerima tantangan gol yang diberikan oleh Tim Pengkaji Prestasi Olahraga Nasional (PPON) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Raja Sabta Irvian mengatakan: “Penampilan anak laki-laki sangat bagus dan melebihi target mereka. Sebenarnya Indonesia bisa meraih lebih banyak medali emas (emas), tetapi ada banyak faktor yang tidak dapat dijelaskan yang dapat mempengaruhi hal ini.” .

“Alhamdulillah kami bisa lolos. Artinya, kami bisa melaju ke final dengan 12 dari 15 pesaing. Intinya, setiap pemain mendapat medali.”

Medali emas karate terbaru diberikan pada Jumat (21/5/20) oleh trio Putra Al Bayadi/Andy Tumi Aditya Mardana/Andy Dasriel Doi Darmawan. Mereka menampilkan Kata dan Bunkai yang luar biasa di depan 7 juri selama kurang lebih 5 menit. Alhasil, Indonesia menempati posisi pertama dengan total skor 25,08.

Medali emas Ahmed Ziggy Zarista Yoda melengkapi nomor tunggal putra. Tren positif perolehan medali emas Ahmed Zighi menyusul Ari Saputra di nomor kumite 60kg putra dan Kok Etri Agung S yang merebut medali emas di nomor kumite 55kg putri.

Pencapaian yang luar biasa ini merupakan hasil dari program dan kursus pelatihan PB FORKI yang sangat baik, kata Raja Sapta Irvian. Ia mengatakan hal ini akan terus berlanjut karena PB FORKI membidik panggung yang lebih besar, dari tingkat Asia hingga benua dunia.

Raja Sapta Ervian menjelaskan, “Dalam waktu dekat, anak-anak akan mengikuti Asian Championships akhir tahun ini yang akan setingkat Asian Games.”

Jaafar Djantang, Kabid Pengembangan dan Prestasi PB FORKI, merinci kursus latihan Karate yang sedang dilakukan. Mulai awal tahun 2021, PB FORKI telah menjalankan program ekstensif yang mencakup program latihan dan anggar dengan ahli dalam kekuatan, pengkondisian dan pemulihan.

Jafar mengatakan PB FORKI melakukan test drive tahun ini pada Kejuaraan Karate SEAKF ke-9 di Kamboja pada Maret lalu. Hasilnya, lima medali emas berhasil diamankan.

Pulang dari Kamboja, PB FORKI juga membawa sparring partner dari Australia dan peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 dari Kazakhstan, Darkhan Asdylov dan Sofia Peroltseva. PB FORKI yang murni membawa pelatih bersama dengan paspor Prancisnya Tarek Abdeslam.

Sementara itu, Yusran Arif, pelatih tim karate Indonesia, menjelaskan tantangan terbesar karate di SEA Games adalah pertandingan di lokasi terpencil. Kompetisi karate di provinsi Ninh Binh, yang berjarak dua jam dari Hanoi.

Jadi, walaupun lokasi kami jauh, pada prinsipnya kami telah menunjukkan bagian karate yang kami bicarakan setiap kali kami berlatih karena itu adalah kunci utama latihan karate, ” kata Yusran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *