Desember 4, 2022
Spread the love

Wakil Ketua Umum PKB terfavorit mengatakan pihaknya akan kesulitan mengajukan “partai gajah” atau partai besar untuk berkoalisi di Pilpres 2024. Selain itu, PKK menginginkan presiden Muhaimin Iskandar (Capres)

Jadi, menurut Jazilul, PKB lebih mudah berkoalisi untuk mencari kecocokan dengan partai peer-to-peer seperti PKS. PKB dan PKS sendiri saat ini masih mencari bentuk aliansi.

PKB dan PKS itu tier 1, cari kecocokan itu mudah, dan cari mahar itu mudah karena kita sama-sama pihak sentral, jadi komunikasinya mudah. “Selasa (14/6/2022) dalam keterangannya. slot asia

Aliansi PKB-PKS juga akan mengundang pihak lain untuk bergabung. Namun, pihak-pihak yang telah bergabung dengan Serikat, misalnya yang telah bergabung dengan Kesatuan Indonesia (KIB), tidak akan diganggu.

“PKB punya etika. Kalau melamar, jangan melamar, batalkan kecuali nanti batal, dan kalau mau kembali lagi, kami terima. Sekarang anggap saja KIB pacaran, saya tidak akan mengganggumu. .’

Wakil Presiden MPR RI menambahkan, “Biasa saja. Kita juga tidak mau jomblo. Biasa saja. Saya mau suruh ikut tes. Saya ingin segera berkencan.”

Meski kedua pihak memiliki audiens yang berbeda, Jazylul mengakui komunikasi antara PKK dan PKK berjalan lancar.

Seperti yang dikatakan Gazilool, “Aliansi antara PKB dan PKS seperti kata pepatah. Gunung di gunung, garam laut, di kapal tempat kita bertemu.”

Tujuannya untuk mencegah polarisasi sebelum dan sesudah pemilu dan memberi harapan baru.

Jaziloul menekankan bahwa aliansi yang ingin dia bentuk dengan PKK memiliki arah, tujuan dan visi yang jelas untuk memperbaiki keadaan negara di masa depan.

Kami juga menghitung garis keturunan dari garis keturunan yang sama, tetapi asal adalah keluarga seperti apa yang akan kami besarkan di masa depan. Terus terang, kami memiliki kebalikannya. dianggap berbeda Ya, ini lumrah dan saya yakin PKS juga akan ” ke depannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *