Oktober 7, 2022
Spread the love

Siaran pers, Fendi Bromana

Jakarta – Kasus pengemudi Pajero B-199-MCP yang menampar pengemudi Yaris di Gerbang Tomang Jakarta Barat di Polda Metro Jaya sedang diselidiki.

Kasus yang diungkap anggota DPR dari Partai Nasdim Ahmed Saruni itu menyedot perhatian warganet dengan sikap arogan pengemudi Pajero di Tol Tuman, Jakarta Barat. slot rtp

Komisaris Besar Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Sutikno mengatakan, kecelakaan terjadi pada Minggu (22/5/2022) pukul 10.00 WIB di JORR Tol GT Tomang.

Awalnya pengemudi Mitsubishi Pajero sengaja menyambar garis di jok tempat pengemudi Toyota Yaris berada di depan mobil.

Sotikno mengatakan kepada wartawan, Senin (23 Mei 2022) “pukul 10:10 WIB, saya menemukan Pajero mencoba mengejar arak-arakan lalu lintas dan Yaris di depannya.

Sotkno menjelaskan, sopir Pajero yang berada di depan ditegur sopir Yaris. Meski tidak mendapat respon yang baik, peringatan tersebut justru memancing emosi pengemudi Pajero yang menarik bajunya dan menampar wajah pengemudi Yaris, seperti yang terekam dalam video viral.

Saat ksatria Pajero turun dari mobil, pria itu mendekati ksatria Yaris. Setelah pertengkaran, Pajero menarik bajunya dari pengemudi dan menampar wajahnya.

Sotno menjelaskan, “Sempat terjadi adu mulut pada pukul 10:11 WIB. WIB (teh) dilanjutkan pukul 10:12.”

Sebelumnya, di Tol Tumang, pengemudi Pajero menampar wajah pengemudi Yaris diperiksa Metro Gaya di Bulda. Alhasil, identitas kendaraan berpenggerak empat roda itu akhirnya terungkap.

Dari hasil identifikasi polisi, kendaraan tersebut dipastikan atas nama perusahaan.

“Ya, dikonfirmasi. Mobilnya terdaftar sebagai PT M,” kata Manajer Humas Metro Bulda Jaya Kumbes Indra Zulpan, Senin (23/5/2022).

Usai video tersebut viral, polisi langsung mengidentifikasi Pajero dan mencurigai motif aksi arogan tersebut.

Hasil verifikasi nomor kendaraan diketahui dengan nama perusahaan yang berlokasi di Jatiuwung Kabupaten Tangerang.

Namun, Zulpan mengatakan pihaknya belum mengetahui identitas pengemudi Pajero tersebut.

Polisi Tanjung Doren sedang menyelidiki insiden tersebut.

“Polisi Tanjung Doren masih menyelidiki kasus ini,” tambah Zulpan.

Kumbul Muharem Wivisono yang dihubungi terpisah membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Sejauh ini, pihaknya belum menerima laporan dari pengemudi korban, Yaris.

Namun, dia akan membantu pihaknya dalam proses penyidikan untuk mengungkap latar belakang kasus virus tersebut.

“Kami sudah melakukan penyelidikan, jadi kami teruskan,” katanya.

Dia menambahkan bahwa penyidik ​​sedang menyelidiki identitas pengemudi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.