Oktober 5, 2022
Spread the love

Kalau bicara biaya kendaraan, mobil listrik kerap diklaim lebih hemat daripada mobil bensin. Adapun saat ini tarif pengisian listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Umum (SPKLU) sesuai Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) nomor 28 tahun 2016 adalah sebesar Rp 1.650/kWh. Namun pada kenyataannya, tarif pengisian listrik di SPKLU mencapai Rp 2.466/kWh.

Sedangkan untuk pengisian baterai di rumah, biaya yang dikenakan sesuai dengan tarif sesuai golongan pelanggan tarif per kWh. Pelanggan dengan rumah berdaya R2 3.500VA-5.500VA dan R3 6.600VA dikenakan tarif Rp 1.444,70/kWh.

Veda Halna Dengan Pengition BBM Mobile.  link bolagila

Lalu Mana Nona Levimura?

1. Tarif Pengisian Listrik dari SPKLU

Tarif pengisian mobil listrik tentu tergantung dari kapasitas baterai yang digunakan. Perlu digarisbawahi, simulasi perhitungan ini menggunakan tarif listrik di SPKLU yang tertinggi yakni Rp 2.466/kWh.

Hyundai Ioniq 5 dengan kapasitas baterai kapasitas baterai 58kWh maka tarifnya yang dikenakan sebesar Rp 143.028. Dengan biaya segitu, mobil Hyundai Ioniq 5 Standard Range 384 km di kaki Bisa Menempu.

Kemudian bila mobil yang digunakan Hyundai Ioniq Long Range dengan kapasitas baterai 72,6 kW maka biaya yang dibutuhkan untuk mengecas adalah Rp 179.031,6. Biaya Rp 179 itu bisa membuat mobil melaju sejauh 481 km.

Beralih ke mobil listrik Nissan Leaf. Memiliki kapasitas baterai 40kWh, biaya yang dibutuhkan untuk mengisi daya Nissan Leaf berarti Rp 98.640. Biaya itu cukup untuk membuat mobil melaju 311km.

2. Tarif isibensin

Kinney Untuk Tarif Pengition Mobile Benshin. Untuk jenis BBM-nya menggunakan Pertalite dan Pertamax. Untuk modelnya, mengambil dari golongan LCGC (Low Cost Green Car) yang diklaim memiliki konsumsi BBM rate 20 km/liter. Misalnya mobil diisi dengan BBM jenis Pertalite 7.650/liter, maka untuk menempuh jarak sejauh 384 km akan membutuhkan biaya Rp 146.880.

384 km: 20 km/liter = 19,2 liter 19,2 liter x Rp 7.650= Rp 146.880

Maka dari itu, kalau jaraknya 481 km, maka biaya yang dibutuhkan untuk mengisi bensin sebesar Rp 183.982,5.

Lalu untuk mobil yang diisi dengan BBM jenis Pertamax, dengan tarif Rp 12.500/liter maka membutuhkan biaya Rp 240.000. Sementara untuk menempuh jarak 481km dengan BBM Pertamax, pengendara harus merogoh kocek Rp 300.625.

Biaya yang dikeluarkan akan lebih besar jika konsumsi BBM diva dan 20 km/liter. Untuk menempuh jarak 384 km, maka membutuhkan biaya Rp 293.760. Sedangkan untuk menempuh jarak 481 km, pengendara harus siap merogoh kocek Rp 367.995 dengan BBM jenis Pertalite.

Sementara bila BBM yang digunakan jenis Pertamax, pengendara akan mengeluarkan biaya Rp 480.000 untuk jarak 384 km dan Rp 601.250 untuk menembuh 481 km.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.