Oktober 7, 2022
Spread the love

Beberapa pihak menanggapi berita top 3 hari ini tentang genangan rob di pantai utara, khususnya Semarang, Jawa Tengah pada sore hari Senin, 23 Mei 2022.

Yang menjelaskan adalah Principal Research Fellows di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Profesor Eddy Hermawan. Eddy menemukan ada dua faktor utama penyebab banjir rob di pantai utara, khususnya Semarang. 

Baca juga judi togel

Faktor pertama, kata dia, adalah kenaikan muka air laut, atau sea level rise sehingga menimbulkan tsunami. Dan ada indikasi bahwa efek Lanina masih sangat kuat, menurut faktor kedua, Eddie. Indikator kekeringan basah masih belum naik dalam kondisi normal, dimana Lanina mengalami penurunan pada bulan Juli.

Dijelaskan Kepala Polres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki, pelaku AY nekat membunuh korban karena tidak menerima ditegur saat merokok.

Saat itu pelaku yang sedan merocock, ditegu olle corban karena ia memiliki bayi yang masih berusia 6 bulan.

Berita hangat lainnya di Liputan6.com adalah tentang Dinas Perhubungan DKI Jakarta (Dishub) yang akan membahas rencana penambahan titik eksekusi kendaraan tunggal dan genap dari 13 menjadi 25 di ibu kota.

Pengaktifan kembali titik skala untuk 25 ruas jalan tersebut diatur dalam Peraturan Nomor 88 Tahun 2019 terkait perubahan Peraturan Nomor 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas Dalam Sistem Ganjil Genap.

Rabu, 25 Mei 2022 Berita Lengkap Berikut adalah daftar berita terpopuler dari Liputan6.com.

Pada Senin Sakit 23 Mei 2022, banjir robterjadi di pantai utara, khususnya di Semarang, Jawa Tengah.

Kettingian Air Dillaporcan Menka Pie 150cm Dan Merendam Sejumla Kawasan di Sekitar Fellabuhan. Bahkan ratusan terjebak terjebak banjir dan perlu dievakuasi.

Sejumlah pihak memberikan penjelasan terkait banjir rob yang terjadi diSemarang. Professor Salah satunya Peneliti Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Eddy Hermawan

Eddy Mengungkapkan ada dua faktor utama terjadinya banjir rob di pantai utara, khususnya di Semarang. Yang pertama, kata dia, karena Sea Level Rise atau kenaikan air muka laut yang menyebabkan rob

Polisi meringkus pria berinisial AY (29) yang membunuh kakak ipar kekasihnya sendiri menggunakancelurit, di Kelurahan Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat. Pelaku nekat membunuh korban lantaran tidak terima ditegur saatmerokok.

“Ditegur oleh korban dengan kata-kata kasar, kemudian tersangka merasa tersinggung,” kata KepalaPolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Hengki, kepada awak media, Selasa24 Mei 2022.

Hengki menjelaskan, pembunuhanterjadi pada Senin 23 Mei 2022. Sehari sebelumnya, pelaku menyambangi rumah kekasihnya. Saat itu pelaku yang 세단 메로콕, 디테구어 올레 코르반 란타란 ia memiliki bayi yang masih berusia 6 bulan.

Sempat terjadi adu mulut antara korban dan pelaku, namun dengan cepat mereda. Namun teguran korban seolah membuat pelaku menyimpan dendam.

Keesokan harinya, penyerang dan rekannya kembali ke rumah kekasihnya sekitar pukul 20.00 WIB. Ada beberapa keluarga korban di depan rumah.

“Terjadi keributan antara penyerang dan korban saat korban mulai memukuli tersangka, dan tersangka dengan sabit akhirnya melawan. Perlawanan ini menyebabkan terjadi perkelahian antara korban dan pelaku,” kata Hengke.

Baca lebih banyak…

Otoritas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan membahas rencana penambahan titik argo kendaraan dari 13 titik di ibu kota menjadi 25.

Syafrin Liputo, Direktur Otoritas Perhubungan DKI Jakarta, kepada wartawan, Selasa, 24 Mei 2022: “Saat ini skalanya baru 13 trayek, tapi sedang dievaluasi dan bertambah menjadi 25 trayek.”

Pengaktifan kembali titik skala untuk 25 ruas jalan tersebut diatur dalam Peraturan Nomor 88 Tahun 2019 terkait perubahan Peraturan Nomor 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas Dalam Sistem Ganjil Genap.

“Saya kembalikan sesuai aturan Verjuv No 88/2019,” ujarnya.

Alasan pembahasan pemberlakuan 25 angka ganjil genap di Jakarta adalah peningkatan lalu lintas kendaraan (volume lalu lintas) yang berdasarkan data meningkat sebesar 6,25%.

Oleh karena itu, ini menjadi dasar untuk mengevaluasi apakah peraturan lalu lintas diterapkan di Jakarta atau tidak.”

Namun, Syafrin yakin akan menunggu hasil penilaian DKI, meski memutuskan mengembalikan poin meteran ke semula 25 poin.

Baca lebih banyak…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.