November 28, 2022
Spread the love

Video tersangka debitur yang diinjak-injak warga viral di media sosial. Polisi meluncurkan penyelidikan.

Salah satu videonya diunggah ke akun Instagram sebagai infozoglo. Warga terlihat mengerumuni seorang pria yang memegang ponsel. Pria tersebut diduga salah satu dari empat penagih utang.

Baca juga slot gacor hari ini

Dalam keterangannya, pemilik rekening mengatakan, peristiwa itu terjadi di Joglo Crossroads pada Jumat, 27 Mei 2022 pukul 08:50 WIB.

Pemilik akun mengutip pemilik akun pada Sabtu, 28 Mei 2022, mengatakan, “Motornya mengalami kecelakaan saat melunasi cicilan, tetapi saya segera menariknya secara paksa dan teman saya mengambilnya dari tempat. Satu ditangkap.” .

Kapolsek Kembangan Kumbul Binsar H Siantore membenarkan kasus virus tersebut. Dia mengatakan ada empat debt collector yang bekerja saat itu. Namun, hanya satu orang yang ditangkap. sedangkan sisanya melarikan diri.

Saat saya telepon pada hari Sabtu, 28 Mei 2022, dia berkata “ya (itu benar) sementara kita mendapatkan penagih utang yang dicurigai.”

Bensar tidak merinci kronologi kecelakaan itu. “Silahkan sementara kami selidiki,” katanya.

Empat komplotan pencuri bertindak sebagai penagih utang. Polisi Kembangan menghentikan operasi tersebut.

Kapolsek Kembangan Kumbul Pinsar H Centuri menjelaskan, kecelakaan itu terjadi pada Sabtu, 12 Februari 2022 di Jalan Kembangan Raya, Jakarta Barat. Saat itu, seorang korban bernama Aris sedang mengendarai sepeda motor Kawasaki KLX.

Ada empat pelaku yang mengendarai dua sepeda motor bersama-sama untuk menghalangi korban.

“Korban dalam tekanan dan setelah pelaku ditangkap, dia mengaku menyewa dan menuntut STNK dan sepeda motor untuk korban,” kata Binsar dalam keterangan tertulis, Minggu (13/2/2020).

Bensar menjelaskan, salah satu pelaku menyambar kemudi dan membawa korban ke tempat sepi. Di sana, korban melawan hingga keropeng pecah. Bensar mengatakan petugas patroli mendekati korban.

Akp Verdo Alviantu, Kepala Reserse Kriminal Polres Kembangan, mengatakan pihaknya telah menangkap dua pelaku penipuan yang mengaku sebagai pengelola rental atau penagih utang.

Fardo mengatakan, “Empat pelaku sudah kami tangkap, dua di antaranya berinisial GHE (27) dan TM (26), sementara pelaku masih kita lacak (DPO),” kata Fardo.

Verdo mengatakan penangkapan itu dikembangkan kemudian. Rumah pelaku digeledah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *