Februari 3, 2023
Spread the love

Wakil Presiden (Wapres) Ma ‘ruf Amin menilai perlu mengembangkan bisnis tanaman hias dalam negeri untuk memenuhi pasar dalam dan luar negeri. Selain itu, ekspor tanaman hias meningkat 98% pada tahun 2021, mencapai lebih dari $17 juta.

Marouf Amin berbicara pada upacara pembukaan Konvensi Nasional Aglaonema Nusantara melalui video (29/05/2022).

Baca juga link game bola

Menurutnya, tanaman hias memiliki potensi ekonomi. Maruf mengatakan, proses menanam tanaman hias juga merupakan upaya melestarikan tanaman hias itu sendiri.

Salah satu tanaman hias yang bisa dikembangkan, kata dia, adalah tanaman Aglaonema. Ia mengatakan tanaman ini cocok untuk dikembangkan di Indonesia yang beriklim tropis.

”Potensi lokal sangat dimungkinkan dengan upaya pengembangan. Pemerintah berharap petani Aglaonema dapat berkembang di masa depan,” tambah Maarouf.

Ia berharap, pengembangan Aglaonema oleh petani terus meningkat. Dengan cara ini, Anda membutuhkan 600.000 pohon per bulan.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk mengembangkan inovasi serta kerjasama lintas sektoral. Terutama untuk membantu petani Aglaonema.

“Kolaborasi berbagai pemangku kepentingan penting untuk kemajuan sektor ini, termasuk untuk tujuan pendidikan dan pendampingan petani hias Aglaonema,’ kata Maarouf.

Agus Cholik, yang sebelumnya Ketua Pengurus Pusat Aglaonema Nusantara, mengajak seluruh pegiat Aglaonema untuk bekerja sama mengembangkan Aglaonema Indonesia.

Agus mengatakan ”Dalam situasi seperti ini, seperti kerjasama dengan pemerintah dan stakeholders Asosiasi Aglaonema Nusantara dan pemerintah, saya berharap semua aktivis dapat bekerja sama untuk mencapai swasembada di Aglaonema, Indonesia” kata Agus.

Sebagai acuan, florikultura merupakan salah satu komoditas hortikultura yang bernilai ekonomi tinggi, dan memiliki prospek yang sangat cerah untuk memimpin pasar domestik maupun ekspor.

Kompetisi Aglaonema Nusantara adalah kompetisi yang diselenggarakan oleh Asosiasi Aglaonema Nusantara (ASA) yang mengevaluasi Aglaonema dari kelas yang berbeda menjadi beberapa kelas, seperti kelas remaja dan kelas tunggal untuk dewasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *