Oktober 7, 2022
Spread the love

Wakil Presiden Jakarta Maarouf Amin mengapresiasi pemerintah terus membangun ekosistem untuk memberdayakan masyarakat secara ekonomi dari sisi pasar dan permodalan. Namun, kemandirian ekonomi tetap bergantung pada kemauan dan usaha rakyat itu sendiri.

Jika Anda berkemauan keras, dia akan membuka jalan. Saya pikir ini adalah bukti. Hal itu disampaikan Wakil Presiden Maarouf Amin saat menghadiri acara reuni akbar Pondok Pesantren Anawi Tanara yang digelar Sabtu di Pondok Pesantren Pinata, Kabupaten Serang, Kabupaten Banten. 28 Mei 2022. slot judi terpercaya

Selain itu, komunikasi yang terkenal, upaya terus menerus diperlukan. Yang penting orang terus berusaha dan bergerak.

Untuk itu, Marouf menekankan pentingnya menjaga hubungan antara keluarga besar petani kecil dengan alumninya untuk pembangunan dan kesejahteraan bersama.

Dan Marouf mengingatkan “Hubungan kiai-santri bukan hanya tentang mengajar, tetapi tentang membimbing, membimbing, mengarahkan, dan melanjutkan bersama di dunia dan di akhirat.'”

Wakil Presiden (Wabris) Maarouf Amin menyebut beberapa program pembangunan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia dalam jangka menengah dan panjang harus membuahkan hasil.

Maarouf melanjutkan, arahan Presiden Jokowi untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat halal dunia pada 2024 sudah sangat jelas. Oleh karena itu, perlu dilakukan percepatan pengembangan ekosistem halal melalui pengembangan Kompleks Industri Halal (KIH).

Kami ingin lebih banyak investor dalam pengembangan KIH. Selain membangun KIH baru, kita juga perlu memperbaiki KIH yang sudah ada,” kata Ma ‘ruf.

Selain poin tentang KIH, Ma’ruf meminta agar berbagai program KNEKS terjalin tanpa mengganggu proses yang sedang berjalan. Khususnya dalam hal regulasi dan ketentuan hukum.

Misalnya, sinergi dapat dicapai melalui legalisasi data terkait perdagangan di industri produk halal, yang dikoordinasikan antara kementerian dan lembaga terkait seperti Bea Cukai dan National Single Point Authority (LNSW). bendahara.

Reporter: Muhammad Jananthan Saputra / Merdeka.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.